PERBEDAAN PENJUAL SAYUR
JAKARTA DENGAN JAWA

Disusun Oleh:
NAMA :
NI MADE PUSPA ADNYANI
NPM : 15515031
KELAS : 1PA08
PENDAHULUAN
Sepeda motor merupakan alat
transportasi yang banyak digunakan di Indonesia. Selain itu sepeda motor lebih
mudah dan praktis dibanding dengan alat transportasi lainnya untuk mendukung
segala aktifitas manusia. Oleh karena itu kebutuhan akan sepeda motor sebagai
alat transportasi sangatlah tinggi selain itu sepeda motor juga merupakan alat
transportasi yang efisien dalam penggunaan bahan bakar dan biaya perawatan.
Seiring berkembangnya jaman dan semakin bertambahnya manusia maka kebutuhan
akan sepeda motor semakin bertambah besar.
Dengan terus meningkatnya
sepeda motor yang beredar, maka terus meningkat pula kebutuhan penggunaannya. Para
penjual dituntut lebih kreatif untuk memanfaatkan peluang yang ada. Perubahan
lingkungan yang terjadi dalam proses perkembangan suatu daerah, secara langsung
maupun tidak langsung akan mempengaruhi kehidupan ekonominya, cara-cara
pemasaran dan perilaku manusia-manusianya.
Salah satu tujuan kegiatan
pemasaran adalah berusaha mempengaruhi konsumen agar membeli produk yang ditawarkan.
Seringkali kita temui industri kecil menengah yang berusaha memanfaatkan sepeda
motor dengan usaha yang sedang ia jalani. Selain praktis, ekonomis dan mudah
dalam pengoperasian berkendaraan, sepeda motor juga tepat untuk segala kondisi
sehingga sepeda motor sering digunakan sebagai sarana transportasi yang penting
bagi konsumennya.Hal ini memacu para produsen
atau para penjual industri untuk menciptakan inovasi dari sepeda motor
tersebut.
Dalam ekonomi, permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau
diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Dengan demikian pihak supplier
dapat memperkirakan berapa banyak produk yang dihasilkan untuk memenuhi jumlah
permintaan tersebut. Keadaan tersebut memaksa para produsen untuk bersaing
dalam menciptakan produk yang kompetitif di dalam memuaskan tingkat kepuasan
konsumen. Dalam hal ini berkaitan dengan kondisi industri otomotif terutama
dalam permintaan sepeda motor.
Pola pikir dan tingkat
kecenderungan masyarakat yang mengarah ke pola konsumerisme membuat tingkat
kebutuhan akan informasi dan konsumsi juga meningkat.
Hal ini dapat dilihat
dengan meningkatnya usaha dalam berbgai bidang yang menarik perhatian dengan
penggunaan sepeda motor salah satunya penjual sayur motor keliling.
Dengan demikian, tingkat
pertumbuhan ekonomi dan tingkat pendapatan masyarakat membawa suatu perubahan.
Dalam keadaan seperti ini, maka setiap pertumbuhan ekonomi dan usaha industri
haruslah memiliki keunggulan sehingga dapat menarik perhatian konsumen untuk
memenuhi kebutuhannya. Fungsi transportasi adalah melancarkan terjadinya
pergerakan manusia, melancarkan pergerakan barang, dan pergerakan jasa dan
informasi dengan prasarana yang telah disiapkan oleh alam seperti sungai, laut
dan udara, atau jalur lintasan hasil kerja manusia seperti jalan raya dan jalan
rel.
Kehidupan masyarakat modern
saat ini turut mempengaruhi pola perilaku masyarakat dalam pembelian. Kehidupan
modern saat ini seringkali identik dengan gaya hidup yang selalu mengikuti
trend atau perkembangan jaman. Meskipun di pasar lebih banyak pedagang namun
beberapa orang berpikir bahwa penjual dengan sepeda motor juga banyak memiliki
kelebihan bagi para konsumen. Demikian halnya dengan keputusan para pembeli
terhadap penjual yang menggunakan sepeda motor mereka cenderung memudahkan
konsumen disamping faktor gaya hidup.
ISI
Dari
jaman dahulu sudah sering kita lihat banyak pedagang sayur yang biasanya
berkeliling sambil meneriakkan “sayurrr” dan kemudian para ibu-ibu akan segera
keluar dan membeli dagangan. Sering kali mereka menunggu para penjual sayur
motor lewat untuk membelinya. Cara ini sangat ampuh dan efisien bagi
mereka yang tidak memiliki tempat untuk berjualan. Pelanggan akan lebih mudah
mengenal para penjual dan produk yang ditawarkan. Manfaat lainnya bisa mempererat
tali silaturrahmi pelanggan dengan penjual. Penjual sayur motor keliling akan
hafal betul nama ibu-ibu yang sering membeli sayuran.
Ketika baru mengelilingi wilayah tersebut banyak orang yang tidak
tahu bahwa ada penjual sayur keliling baru. Semua butuh adaptasi dan proses.
Jika belum ada yang membeli, sesekali berhenti di suatu titik yang strategis
untuk menunggu pembeli keluar. Berjualan sayur motor keliling bisa mempermudah
pelanggan dalam mencari sayuran untuk dimasak adalah salah satunya. Pelanggan
tidak perlu lagi pergi ke pasar untuk membeli sayuran. Mereka hanya tinggal
menunggu penjual lewat di depan rumah. Terutama bagi para pembantu rumah tangga
yang masih harus mengerjakan pekerjaan lainnya. Pelanggan bisa membeli bahan yang sedikit kurang jika mereka lupa membelinya
di pasar lalu mereka pun bisa menghemat uang.
Biasanya ibu-ibu tidak suka
membeli dalam porsi besar karena belum tentu sayur itu akan dimasak langsung. Terkadang
pelanggan akan memesan sesuatu untuk dimasak keesokan harinya. Ini merupakan kesempatan
bagi para penjual untuk memenuhi pesanan pelanggan dengan begitu pelanggan akan
merasa puas layanan tersebut sehingga berniat untuk menjadi pelanggan. Lalu
mereka akan saling bertemu dan bercerita. Ketika sudah laris, penjual perlu menambah porsi dagangan agar
semua pelanggan tidak kecewa. Jika para pelanggan mereka rela mennggu berarti
mereka mempercayakan sayurannya kepada para penjual..Biasanya dagangan penjual
sayur motor keliling menjual sayuran yang masih segar karena penjual biasanya baru
saja membelinya dari pasar.
Selain itu dagangan selalu habis tidak tersisa jadi
kemungkinan dagangan kemarin dan layu sangat kecil terjadi. Tentunya akan
membuat pelanggan senang karena sayuran yang dihadirkan selalu segar. Atau jika memang ada dagangan yang tidak laku pada hari itu dan
tidak mungkin untuk membuangnya Anda bisa menjualnya hari besok dengan harga
yang sama ketika membeli di pasar. Tidak mengapa jika rugi sedikit yang penting
dagangan habis dan tidak terbuang sia-sia. Meski hanya penjualan sayur motor
keliling, penjual harus mengerti sopan
santun untuk menghadapi pelanggan. Setiap pelanggan memiliki sifat yang
berbeda-beda. Maka dari itu penjual sayur motor keliling harus menjaga keramahan
maka pelanggan akan merasa nyaman menjadi langganan.
Teknik berkeliling berjualan sayur dengan motor akan mempermudah
untuk memperkenalkan usaha baru bagi para penjual lama. Selain itu motor bisa
saja digunakan untuk melewati gang-gang kecil karena ukurannya tidak terlalu
besar dan tidak memenuhi jalan. Berbeda dengan mereka yang membuka warungnya di
titik tertentu. Mereka tidak bisa menjangkau pelanggan yang berada di gang-gang
sempit karena menggunakan sistem biarkan
pelanggan yang datang membeli. Terkadang ada pelanggan yang malas untuk keluar
rumah bisa karena kendala cuaca yang panas atau hujan sehingga penjual sayur
motor keliling bisa mendapatkan keuntungan.
Awalnya berjualan dengan motor hanyalah terjadi di Jakarta namun
seiring berjalannya waktu setiap daerah tertarik dengan gaya berjualan
masyarakat daerah Jakarta maka dari itu sebagian daerah akhirnya menirunya
sehingga munculnya budaya berjualan baru. Dengan begitu mereka memiliki peluang
untuk lebih efisien dalam menjual dagangan mereka tersebut.
Kesimpulan
Jadi dari topik diatas kita bisa mengambil kesimpulan
bahwa asimilasinya terjadi karena Jakarta dikenal sebagai daerah yang modern
yang sering menciptakan kebudayaan baru. Sehingga daerah lain cenderung
tertarik dengan kebudayaan baru yang muncul dari Jakarta dan akhirnya diikuti
oleh daerah lain contohnya seperti cara berjualan sayur motor keliling. Daerah Magelang mungkin berpikir bahwa budaya berjualan
sayur motor keliling di Jakarta terlihat lebih praktis dan banyak kelebihan
sehingga para penjual disana tertarik untuk mengikuti kebudayaan tersebut.
Sehingga terjadinya asimilasi yang menyebabkan mulai pudarnya suatu kebudayaan daerah tersebut karena mengkuti budaya Jakarta yaitu menjual sayur dengan berjualan sayur motor keliling. Sehingga munculah di daerah Magelang yang mungkin dikenal dari budaya Jakarta yaitu berjualan sayur motor keliling yang akhirnya menghilangkan budaya lama mereka dan menghasilkan budaya baru.
Sehingga terjadinya asimilasi yang menyebabkan mulai pudarnya suatu kebudayaan daerah tersebut karena mengkuti budaya Jakarta yaitu menjual sayur dengan berjualan sayur motor keliling. Sehingga munculah di daerah Magelang yang mungkin dikenal dari budaya Jakarta yaitu berjualan sayur motor keliling yang akhirnya menghilangkan budaya lama mereka dan menghasilkan budaya baru.